Breaking News
Polsek Taliwang Laksanakan Patroli Dialogis di Terminal Tanamira, Wujudkan Kamtibmas Kondusif Polres Dompu Amankan Aksi Unjuk Rasa Aliansi Honorer Non-Database BKN Gagal CPNS. Pemantauan dilakukan oleh BKTM Kelurahan Simpasai Polsek Woja AIPDA Haerudin terhadap lahan jagung milik Bapak Jainudin (40) dengan luas sekitar 1 hektar (100 are). Jagung yang ditanam merupakan varietas NK Sumo 7328, dengan umur tanaman memasuki 50 hari dan diperkirakan akan memasuki masa panen pada pertengahan bulan Maret 2026, dengan estimasi hasil panen sekitar ± 8 ton JPK. Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Simpasai AIPDA Haerudin memberikan motivasi serta semangat kepada warga binaannya agar terus mengembangkan sektor pertanian sebagai penopang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kami mengimbau agar para petani terus berinovasi dalam memanfaatkan lahan pertanian maupun lahan pekarangan yang tersedia serta selalu berkoordinasi dengan PPL apabila mengalami kendala teknis maupun kesulitan dalam mendapatkan sarana dan prasarana pertanian,” ujar AIPDA Haerudin. Sementara itu, Kapolsek Woja IPTU Muh. Norkurniawan, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan lahan jagung ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Woja dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. “Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas, Polri hadir untuk memberikan pendampingan dan rasa aman kepada para petani sehingga produktivitas pertanian dapat terus meningkat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ungkap IPTU Norkurniawan. Secara terpisah, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K. melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pemantauan yang dilakukan jajaran Polsek Woja. “Kegiatan pemantauan lahan pertanian ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Sinergi antara Polri, petani, dan instansi terkait diharapkan mampu mewujudkan kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas IPTU Nyoman. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar, serta mendapat respons positif dari warga setempat. Polsek Woja Laksanakan Pemantauan Lahan Jagung Warga Binaan Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Polsek Bolo Melaksanakan Pengawalan Distribusi MBG bagi Ribuan Pelajar di Wilayah Kecamatan Bolo
Berita  

Pohon Trembesi Tumbang, Lalu Lintas Kuripan Terhambat Akibat Cuaca Ekstrem

Pohon Tumbang di Kuripan, Lalu Lintas Kembali Lancar!

Lombok Barat, NTB – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat, kembali menimbulkan dampak signifikan. Angin kencang yang menyertai hujan deras menyebabkan sebuah pohon Trembesi tumbang di jalur By Pass Bil 1, menghalangi arus lalu lintas dan memicu reaksi cepat dari pihak terkait.

Pada Selasa (10/12) pukul 10.45 WITA, sejumlah pihak, termasuk aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan tim penanggulangan bencana, bergotong-royong mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Kapolsek Kuripan, Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H., memimpin langsung proses penanganan di lokasi.

Aksi Cepat Tangani Hambatan Lalu Lintas

Pohon Trembesi yang tumbang memenuhi badan jalan menyebabkan arus lalu lintas terganggu. Tim gabungan yang terdiri dari Polsek Kuripan, BPBD Kabupaten Lombok Barat, Camat Kuripan, dan petugas patroli lalu lintas Polres Lombok Barat segera mengambil langkah untuk memulihkan situasi.

“Kami berupaya merespons dengan cepat agar lalu lintas kembali normal. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati dan penuh koordinasi,” ujar Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H. dalam keterangannya kepada media. Ia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama.

Langkah-Langkah Penanganan di Lokasi

Evakuasi dilakukan dengan memotong batang dan ranting pohon menggunakan alat senso. Potongan pohon kemudian dipindahkan ke tepi jalan agar tidak lagi mengganggu pengguna jalan. Dalam pelaksanaannya, arus lalu lintas dijaga ketat oleh anggota Unit Lantas Pos GMS untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

Selain Kapolsek Kuripan, turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kuripan Iskandar, S.Sos, KSPK III Polsek Kuripan Aipda Ida Bagus Permana, serta anggota lainnya. Peran aktif tim BPBD Kabupaten Lombok Barat juga sangat signifikan dalam mempercepat penanganan.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses evakuasi ini. Dengan kerja sama yang solid, jalan By Pass Bil 1 kini dapat dilalui kembali,” ungkap Iskandar, S.Sos, Camat Kuripan.

Cuaca Ekstrem, Tantangan Baru bagi Masyarakat dan Aparat

Kejadian ini menjadi salah satu bukti nyata dampak dari cuaca ekstrem yang akhir-akhir ini sering melanda wilayah Lombok Barat. Angin kencang dan hujan deras tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.

“Kondisi cuaca yang tidak menentu ini mengharuskan kita semua lebih waspada. Kami mengimbau masyarakat untuk melaporkan segera jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti pohon tumbang atau banjir,” tambah Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H..

Pentingnya Koordinasi Antarinstansi

Keberhasilan evakuasi pohon tumbang di Kuripan tak lepas dari koordinasi antarinstansi yang berjalan dengan baik. Tim gabungan yang terdiri dari Polri, pemerintah daerah, dan BPBD membuktikan pentingnya sinergi dalam menghadapi situasi darurat.

“Koordinasi yang baik antara tim di lapangan sangat penting, terutama dalam situasi seperti ini. Dengan langkah cepat dan tepat, dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan,” jelas Aipda Ida Bagus Permana, salah satu petugas yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat

Menghadapi cuaca ekstrem yang masih mungkin berlanjut, masyarakat Kecamatan Kuripan diimbau untuk lebih berhati-hati, khususnya saat berkendara di tengah hujan deras atau angin kencang. Pemerintah setempat juga berencana melakukan pemantauan dan penebangan pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalan utama.

“Kami akan terus melakukan patroli dan pemantauan, terutama di area-area rawan. Keselamatan masyarakat adalah tanggung jawab bersama,” tutup Ipda I Wayan Eka Ariyana, S.H..

Kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem di Kuripan menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan dan respons cepat dari berbagai pihak. Dengan koordinasi yang solid antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan tim BPBD, dampak negatif dapat ditekan seminimal mungkin.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *