Mataram – Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal dijadwalkan akan melantik Sekda NTB definitif pada Kamis (9/4/2026).
Pelantikan tersebut rencananya berlangsung pukul 16.30 Wita di Aula Pendopo Gubernur NTB. Kepastian jadwal pelantikan ini diketahui dari agenda resmi Wakil Gubernur NTB yang beredar di WhatsApp grup.
Tiga nama yang bersaing untuk posisi Sekda NTB adalah Abul Chair yang saat ini menjabat sebagai Kepala BPKP Jawa Timur, Ahmad Saufi selaku Asisten Deputi Pemberdayaan dan Peningkatan Prestasi Bangsa Kemenko PMK, serta Ahsanul Khalik yang menjabat sebagai Kepala Dinas Kominfotik NTB.
Juru Bicara Pemprov NTB Ahsanul Khalik membenarkan pelantikan Sekda NTB yang baru akan digelar sore ini. Selain Sekda, 13 pejabat yang ikut seleksi juga akan dilantik sore ini.
“Ya. Ini sedang (persiapan) dengan pak Gubernur,” kata Ahsanul kepada detikBali, Kamis (9/4/2026).
Sumber internal menyebutkan, nama Abul Chair santer kuat bakal mengisi kursi Sekda NTB definitif. Karena, sosok Abul Chair merupakan orang yang tepat menjadi orang yang akan membenahi kekurangan di tubuh birokrasi di Pemprov NTB.
“Ya, nama pak Abul sudah disetujui pusat,” ucap sumber yang enggan disebutkan namanya itu.
Diketahui, proses seleksi sekda NTB sendiri telah dimulai sejak 6 Desember 2025, dengan masa pendaftaran dibuka hingga 20 Desember 2025. Dari total 10 pendaftar, panitia seleksi kemudian menyaring tiga kandidat terbaik yang masuk tahap akhir sebelum akhirnya dipilih satu nama untuk menduduki jabatan Sekda NTB.
Selama lebih dari satu tahun kepemimpinan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Damayanti Putri, posisi Sekda NTB belum terisi secara definitif. Kekosongan tersebut diisi melalui skema Penjabat (Pj) oleh Lalu Moh. Faozal dan dilanjutkan dengan Pelaksana Harian (Plh) oleh Budi Herman.
Kondisi tersebut membuat publik NTB menaruh perhatian besar terhadap sosok yang akan dilantik nantinya, mengingat peran strategis Sekda sebagai pembantu utama Gubernur dan dirijen birokrasi.
Berikut profil visi kandidat Sekda NTB
1. Abul Chair dikenal sebagai sosok dengan latar belakang kuat di bidang pengawasan keuangan negara. Dia membawa misi besar, yakni mewujudkan clean governance, menutup celah penyimpangan anggaran sejak tahap perencanaan.
Pendekatannya menitikberatkan pada standar akuntabilitas tinggi untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak bagi masyarakat.
2. Ahmad Saufi memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di level nasional hingga internasional, Ahmad Saufi menawarkan perspektif global. Visinya meliputi: transformasi birokrasi yang adaptif dan kompetitif, serta penyelarasan kebijakan daerah dengan strategi nasional. Dia ingin membawa NTB menjadi daerah yang mampu bersaing di level global, tanpa kehilangan akar lokal.
3. Ahsanul Khalik merupakan birokrat karier yang memahami detail pemerintahan daerah, Ahsanul Khalik menekankan pentingnya kecepatan dan harmoni kerja. Fokus utamanya adalah digitalisasi layanan publik, dan percepatan koordinasi antar OPD.
Tujuannya sederhana tapi krusial, yakni memastikan kebijakan pimpinan langsung terasa dampaknya di tengah-tengah masyarakat.












