Mataram – Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Iwan Panjidinata menyampaikan apresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri atas rampungnya perbaikan jalan penghubung strategis di lingkup Pulau Sumbawa yaitu tepatnya Simpang Tano-Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Legislator Udayana dari Fraksi Gerindra ini mengatakan perbaikan jalan tersebut merupakan langkah yang sudah lama dinantikan masyarakat, mengingat kondisi jalan sebelumnya rusak parah dan telah diusulkan sejak bertahun-tahun lalu.
Ikhtiar nyata dalam membangun daerah yang ditunjukan Iqbal-Dinda ditahun pertama itupun, dinilai adalah sebuah bukti kinerja nyata yang patut diberikan apresiasi oleh masyarakat NTB umumnya, KSB khususnya.
“Ini memang sesuatu keharusan bagi pemerintah provinsi. Kita mengapresiasi karena perbaikan jalan ini sudah lama menjadi usulan,” kata Iwan Panji di Mataram, Kamis (2/4/2026).
Anggota DPRD NTB jebolan Dapil V Sumbawa-Sumbawa Barat itu menjelaskan bahwa, usulan perbaikan jalan dari simpang tiga hingga Polsek Poto Tano telah disampaikan sejak lima tahun lalu dan selalu masuk dalam prioritas Musrenbang Provinsi.
Namun, sambung pria yang duduk di Komisi IV DPRD Provinsi NTB itu, dalam pembahasan anggaran, proyek tersebut kerap tereliminasi.
“Sudah lama diusulkan oleh KSB, bahkan selalu jadi prioritas, tetapi terus dicoret dalam anggaran,” ujarnya.
Dia menilai, selama beberapa tahun terakhir KSB seolah terabaikan dalam pembangunan infrastruktur provinsi. Hal itu, kata dia, terlihat dari tidak terealisasinya usulan perbaikan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Kini, setelah penantian panjang, jalan Poto Tano–Seteluk akhirnya diperbaiki dan menjadi penopang utama aksesibilitas warga. Sebelumnya, kondisi jalan tersebut tidak lagi layak dilalui.
Hampir seluruh badan jalan mengalami kerusakan berat, rawan kecelakaan, serta minim saluran drainase. Saat musim hujan, kawasan itu kerap tergenang banjir karena tidak adanya sistem pembuangan air yang memadai
Diketahui, Pemprov NTB sebelumnya telah menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp39 miliar untuk proyek perbaikan jalan Simpang Tano–Seteluk yang rampung pada akhir 2025.
Proyek ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov dalam mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, sekaligus mendukung konektivitas dan rencana operasional bandara di KSB oleh Amman Mineral.
Perbaikan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan di wilayah tersebut.
Masyarakat KSB pun menyambut baik dan mengapresiasi sikap Pemprov NTB dibawah kepemimpinan Iqbal-Dinda. Bahkan warga sangat bersyukur karena akses jalan kini dapat menjadi lebih baik.












