Mataram – Kepanikan terjadi di Lingkungan Sembalun, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Senin malam (23/03/2026), setelah seorang warga negara Pakistan mengamuk di rumah istrinya.
Peristiwa ini diduga terkait perselisihan keluarga karena sang suami ingin membawa anak kandungnya ke Pakistan tanpa persetujuan sang istri.
Kapolsek Ampenan, Ahmad Majmuk, mengatakan pihak kepolisian segera merespons laporan masyarakat melalui Call Center 110.
“Mendapat laporan tersebut, personel kami segera mendatangi lokasi untuk memberikan pengamanan dan mencegah agar tidak terjadi gangguan kamtibmas,” ujar Majmuk
Setibanya di lokasi, petugas melakukan pendekatan persuasif guna meredam emosi dan memastikan keselamatan semua pihak. Polisi juga berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan setempat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Kami berkoordinasi dengan lurah dan kepala lingkungan untuk membantu menyelesaikan persoalan ini. Kehadiran Polri di sini semata-mata untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah gangguan kamtibmas,” tambah Ahmad Majmuk.
Polsek Ampenan mengimbau masyarakat agar mengutamakan komunikasi dalam menyelesaikan persoalan keluarga dan segera melaporkan potensi gangguan keamanan kepada pihak berwajib.












