Lombok Barat – Banjir melanda wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 07.30 WITA.
Hujan yang turun secara terus-menerus sepanjang malam menyebabkan genangan air di sejumlah dusun dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.
Laporan resmi disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi NTB, Sadimin terkait kejadian bencana banjir tersebut.
Dua Desa di Sekotong Terdampak
Banjir terjadi di dua desa di Kecamatan Sekotong, yakni Desa Sekotong Barat dan Desa Batu Putih.
Di Desa Sekotong Barat, dampak cukup signifikan terjadi di Dusun Aik Samin: 97 KK (368 jiwa) dan Dusun Pandanan Bersemi 85 KK (340 jiwa)
Total warga terdampak di desa ini mencapai 182 kepala keluarga atau 708 jiwa.
Sementara itu, di Desa Batu Putih, genangan air dilaporkan terjadi di Dusun Labuan Poh Timur, Dusun Labuan Poh Barat, dan Dusun Selegong.
Hingga kini, proses assessment atau pendataan dampak masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.
Hujan Semalaman Picu Genangan
Dalam laporan disebutkan, hujan yang turun secara terus-menerus sepanjang malam pada Minggu, 22 Februari 2026, menjadi penyebab utama banjir dan genangan air di sejumlah dusun di Sekotong.
Intensitas hujan yang tinggi membuat saluran air tidak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman warga.
Merespons kejadian tersebut, BPBD Provinsi NTB berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Lombok Barat serta para pemangku kepentingan terkait.
Tim BPBD Kabupaten Lombok Barat juga melakukan koordinasi dengan camat, kapolsek, koramil, serta pemerintah desa setempat untuk melakukan pengamatan, pendataan, kaji cepat, dan penanganan darurat di wilayah terdampak.
Kebutuhan mendesak saat ini meliputi air bersih, makanan siap saji, selimut, dan tikar untuk warga terdampak.
Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi selama tiga hari ke depan, mulai 23 hingga 25 Februari 2026, di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pada 23 Februari 2026, potensi hujan sedang-lebat diprakirakan terjadi di Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa dan Sumbawa.
Kemudian pada 24 Februari 2026, wilayah yang berpotensi terdampak meluas meliputi Kota Mataram, Kabupaten Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Kabupaten Bima.
Sementara pada 25 Februari 2026, potensi hujan masih terjadi di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.
Di Kota Mataram yang merupakan ibu kota Provinsi NTB, hujan dengan intensitas tinggi terpantau mengguyur wilayah tersebut pada Senin (23/2/2026) sejak pagi hingga sore hari.
(*)












