Berita  

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadan 1447 H 19 Februari di Kabupaten Lombok Barat

Ilustrasu buka puasa Ramadan bersama keluarga.

LOMBOK BARAT – Bimas Islam Kementerian Agama telah merilis jadwal resmi Imsakiyah dan waktu berbuka puasa untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026.

Jadwal ini dipublikasikan sebagai panduan bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa dan shalat lima waktu secara tepat waktu.

Berdasarkan data yang dirilis, hari pertama Ramadhan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Untuk wilayah Kabupaten Lombok Barat, waktu Imsak pada hari pertama tercatat pukul 04:52 WITA, sedangkan waktu buka puasa Magrib jatuh pada pukul 18:43 WITA.

Pihak otoritas menekankan pentingnya mengetahui jadwal shalat dan imsakiyah agar masyarakat dapat mengatur aktivitas harian tanpa mengabaikan kewajiban ibadah.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Montong Are Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pendekatan Humanis

Selain waktu Imsak dan Magrib, jadwal ini juga memuat waktu sholat Subuh, Zuhur, Ashar, dan Isya secara mendetail.

Menjalankan ibadah tepat waktu merupakan bentuk ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana diingatkan dalam QS. Al-Ankabut: 45 bahwa sholat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar.

Umat Islam di Kabupaten Lombok Barat diimbau untuk menyimpan jadwal ini sebagai referensi utama selama menjalankan ibadah di bulan suci.

Bulan Ramadan bukan sekadar ritual menahan lapar dan dahaga dari fajar hingga terbenamnya matahari.

Ibadah ini merupakan perintah langsung dari Allah SWT sebagai sarana bagi umat beriman untuk mencapai derajat ketakwaan yang lebih tinggi, sekaligus menjadi ujian kelayakan hamba untuk meraih surga-Nya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Desa Rumak Dukung Ketahanan Pangan Lewat Edukasi Warga

Untuk memaksimalkan momen suci ini, penting bagi kita memahami manfaat puasa serta menjaga kedisiplinan waktu shalat sebagai satu kesatuan ibadah.

7 Manfaat Puasa Ramadhan

Mengutip Baznasjabar.go.id, puasa memberikan dampak positif yang menyeluruh, baik secara spiritual maupun fisik:

1. Meningkatkan Ketakwaan: Sesuai QS. Al-Baqarah: 183, puasa adalah pembuktian keimanan agar hamba menjadi pribadi yang bertakwa.

2. Melatih Kesabaran: Puasa mengajarkan pengendalian diri untuk tidak berkata kotor atau bertindak bodoh meskipun sedang dalam tekanan atau gangguan orang lain.

3. Sarana Penggugur Dosa: Menjalankan puasa dengan landasan iman dan mengharap pahala (imanan wa ihtisaban) menjadi kunci diampuninya dosa-dosa masa lalu.

4. Waktu Mustajab untuk Berdoa: Momen berpuasa adalah saat-saat terbaik di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan oleh Allah SWT.

Baca Juga:  Jatuh dari Tebing di Lambu, Pemuda Meninggal Dunia - Polsek Lambu Lakukan Evakuasi

5. Detoksifikasi Alami: Secara medis, puasa memberikan waktu istirahat bagi saluran pencernaan, sehingga tubuh dapat fokus membuang racun yang sering memicu kelelahan dan masalah kulit.

6. Regenerasi Sistem Imun: Rasa lapar memicu sel induk memproduksi sel darah putih baru, yang secara efektif meningkatkan daya tahan tubuh dalam melawan infeksi.

7. Meningkatkan Kebahagiaan: Puasa memicu produksi hormon endorfin yang berperan mengurangi rasa sakit dan menciptakan perasaan tenang serta sejahtera