Lombok Barat, NTB – Kawasan wisata Sekotong kembali menjadi pusat perhatian masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburan akhir pekan. Menanggapi lonjakan pengunjung tersebut, Kepolisian Sektor (Polsek) Sekotong, Polres Lombok Barat, memperketat pengamanan dengan menggelar patroli rutin di titik-titik vital, salah satunya di destinasi populer Pantai Elak-Elak, Desa Sekotong Barat, pada Minggu (18/1/2026).
Langkah preventif ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen kepolisian dalam mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya gangguan Kamtibmas seperti pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), atau yang lebih dikenal dengan istilah 3C.
Upaya Preventif Menjaga Kondusifitas Wilayah Wisata
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 14.35 WITA ini menyasar seluruh area pesisir pantai. Personel kepolisian memantau langsung pergerakan warga lokal maupun wisatawan non-lokal yang datang berkunjung. Selain melakukan pengawasan fisik, petugas juga menjalin komunikasi intensif dengan para penjaga pantai guna memastikan sistem pengamanan di lokasi wisata berjalan optimal.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, SH., M.I.Kom., menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan prima untuk menjamin rasa aman selama masa liburan.
“Kami terus meningkatkan intensitas patroli di obyek-obyek wisata pesisir pantai untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Fokus utama kami adalah memastikan pengunjung merasa tenang saat berlibur di wilayah hukum Polsek Sekotong,” ujar Iptu I Ketut Suriarta dalam keterangannya.
Edukasi Humanis dan Imbauan Keselamatan Pengunjung
Dalam pelaksanaan patroli kali ini, sebanyak empat personel piket jaga Polsek Sekotong yang dipimpin oleh KA SPKT III, Aiptu I Ketut Satyawa, terjun langsung menyapa masyarakat secara humanis. Petugas memberikan edukasi penting mengenai keselamatan diri dan barang berharga.
Mengingat kondisi pantai yang cukup ramai, petugas memberikan perhatian khusus kepada para orang tua agar tidak lepas pengawasan terhadap anak-anak mereka yang sedang berenang. Risiko kecelakaan air atau kejadian yang tidak diinginkan menjadi poin utama dalam imbauan tersebut.
“Kami memberikan pesan-pesan Kamtibmas kepada warga masyarakat maupun penjaga pantai secara humanis. Kami mengimbau para orang tua untuk selalu waspada dan memperhatikan anak-anak mereka yang sedang mandi di pantai. Jangan sampai lengah guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” tambah Iptu I Ketut Suriarta.
Selain keselamatan jiwa, kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada terhadap keamanan kendaraan bermotor yang diparkir. Mengingat kerumunan sering kali menjadi celah bagi pelaku tindak kejahatan, warga diminta untuk memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda dan tetap bersinergi dengan aparat kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Hasil Pemantauan dan Respon Positif Masyarakat
Hingga kegiatan berakhir, situasi di Pantai Elak-Elak terpantau dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban umum. Kehadiran personel Polri di lapangan terbukti efektif memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan yang berkunjung.
Upaya ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat dan para pengunjung. Mereka merasa lebih terlindungi dengan adanya patroli rutin yang dilakukan oleh pihak kepolisian di tengah-tengah keramaian. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan dapat terus terjaga demi terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif secara berkelanjutan di wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, Polsek Sekotong memastikan bahwa seluruh obyek wisata di wilayahnya akan tetap berada di bawah pengawasan ketat, terutama pada hari-hari besar dan waktu liburan, guna menjaga reputasi Sekotong sebagai destinasi wisata yang aman bagi siapa saja.












