Sumbawa Besar, NTB — Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sumbawa ke-67 mencapai puncaknya melalui gelaran Karnaval Budaya II bertema “Batedung Tuntang”. Ribuan masyarakat memadati jalanan protokol Kota Sumbawa untuk menyaksikan parade kekayaan tradisi yang dilepas secara resmi pada Minggu pagi (18/01/2026).
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., hadir langsung di barisan pimpinan Forkopimda bersama Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa untuk melepas sekaligus mengikuti jalannya pawai. Kehadiran Kapolres tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya “Tau Samawa”, tetapi juga memastikan kehadiran Polri secara maksimal dalam memberikan rasa aman selama perhelatan akbar tersebut berlangsung.
Karnaval yang diikuti oleh sekitar 1.500 peserta ini mendapatkan atensi khusus dari Polres Sumbawa. Guna menjamin kelancaran arus lalu lintas dan keamanan ribuan penonton, Polres Sumbawa menerjunkan personel yang tergabung dalam Sprint Pengamanan khusus, yang tersebar di sepanjang rute karnaval baik secara terbuka maupun tertutup.
Pawai dimulai pukul 07.30 WITA dengan rute start dari Lapangan Kodim 1607/Sumbawa, melintasi depan SMPN 1, Simpang Mayung, hingga melintasi depan Kediaman Resmi Kapolres Sumbawa. Tema “Batedung Tuntang” yang diusung merefleksikan identitas kultural masyarakat Sumbawa yang menjunjung tinggi martabat, kreativitas, dan persaudaraan.
“Karnaval ini adalah momentum memperkuat persatuan dalam bingkai kebhinekaan. Kami dari Polres Sumbawa berkomitmen memastikan seluruh elemen masyarakat dapat merayakan hari jadi kabupaten ini dengan sukacita tanpa merasa khawatir akan gangguan keamanan. Kehadiran personel di setiap sudut rute adalah wujud pelayanan prima kami,” ujar Kapolres dalam sela-sela kegiatan.
Sepanjang perjalanan hingga tiba di garis finis di Lapangan Pahlawan pada pukul 08.30 WITA, rombongan disambut langsung oleh Bupati Sumbawa. Para peserta kemudian menampilkan berbagai atraksi budaya yang memukau hadirin di lokasi pusat kegiatan.
Seluruh rangkaian Karnaval Budaya II berakhir pada pukul 11.00 WITA. Berdasarkan pantauan monitoring dan evaluasi tim pengamanan di lapangan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kendala menonjol. Sinergitas antara Polres Sumbawa, TNI, dan Pemerintah Daerah terbukti sukses mengawal pesta rakyat ini menjadi kado indah bagi bertambahnya usia Kabupaten Sumbawa yang ke-67. (MA)












