Berita  

Misteri Hilangnya Sepasang Kuda Terungkap, Dua Pria Pencurinya Sukses Dibekuk Tim Opsnal Polsek Rastim

Kota Bima, NTB (19 Oktober 2025) – Misteri hilangnya dua ekor kuda di wilayah hukum Polsek Rasana’e Timur Polres Bima Kota akhirnya terungkap. Berkat kerja keras dan kerja terukur Tim Opsnal Polsek Rastim yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Imanuddin, S.H., dua pria yang diduga sebagai pelaku pencurian berhasil dibekuk.

Kabar penangkapan tersebut disampaikan oleh Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Rasana’e Timur Iptu Suhadak, S.H., pada Sabtu (18/10/2025).

Menurut penjelasan Kapolsek, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan mendalam, Tim Opsnal berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku pada Jumat (17/10/2025).

Kedua pelaku berinisial AR (31) dan IW (30), keduanya merupakan warga Kota Bima.

Baca Juga:  Ratusan Personel Polres Bima Kota Menangis di Malam 17-an, Ikuti Self Healing Training and Emotional Cleansing Kota Bima, NTB (17 Agustus 2025) - Ada suasana berbeda di Polres Bima Kota pada momen malam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ratusan personel Polres Bima Kota bersama Bhayangkari larut dalam keharuan hingga meneteskan air mata saat mengikuti kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing yang digelar di Lapangan Olahraga Tatag Trawang Tungga, Sabtu (16/8/2025) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 20.00 hingga 23.00 Wita tersebut dihadiri lebih dari 600 peserta, terdiri dari personel Polres Bima Kota, Bhayangkari, Pejabat Utama, serta tamu undangan penting, antara lain Wakil Wali Kota Bima, Ketua DPRD Kota Bima, Kepala Rutan, dan sejumlah pejabat daerah lainnya. Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si. dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai kemerdekaan tidak hanya secara fisik, tetapi juga pada aspek mental dan spiritual. “Kita sudah merdeka 80 tahun, tapi jika masih ada jiwa yang terkungkung, artinya secara personal belum merdeka. Mengelola hati butuh soft skills agar kita tidak hanya menjaga fisik, tetapi juga kesehatan mental yang bersumber dari kecerdasan hati,” ujar Kapolres. Sebagai bentuk nyata, Kapolres menghadirkan motivator nasional sekaligus peraih rekor MURI, Dr. Ketut Abid Halimi, S.Pd.I., M.Pd., C.Ht., C.Ps., yang juga Direktur Pusat Training dan Motivasi Thanks Institute Indonesia. Dalam materinya, Dr. Ketut memperkenalkan metode senam otak, senam hati, dan hipnoterapi untuk membantu peserta membersihkan emosi negatif (Emotional Cleansing). “Senam otak bertujuan meningkatkan suplai oksigen ke otak agar lebih fokus dan inovatif dalam bekerja. Sementara senam hati memberikan ketenangan dalam menghadapi masalah serta membentuk jiwa yang merdeka dan bahagia,” jelas Dr. Ketut. Suasana menjadi penuh haru ketika sesi puncak Emotional Cleansing berlangsung. Banyak peserta, termasuk personel Polres, Bhayangkari, hingga pejabat yang hadir, tidak kuasa menahan air mata saat merasakan pelepasan beban emosional yang selama ini mereka pendam. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, yang mengikuti acara hingga selesai, mengaku sangat terkesan dengan kegiatan tersebut. “Terima kasih Pak Kapolres, terima kasih Pak Motivator, ilmunya sangat bermanfaat untuk kami. Saya merasa lebih lega dan bahagia,” ungkapnya dengan penuh haru. Kegiatan Self Healing Training and Emotional Cleansing ini menjadi yang pertama kali digelar di jajaran Polda NTB, sekaligus menandai cara baru Polres Bima Kota memperingati kemerdekaan dengan refleksi batin, pembebasan jiwa, dan penguatan mental personel agar lebih siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Keduanya diamankan di tempat kos mereka, dan dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti berupa dua ekor kuda betina hasil curian,” jelas Iptu Suhadak.

Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan kronologi kejadian pencurian tersebut. Korban bernama Wahyudin M. Sidik, seorang petani dan pekebun, melaporkan kehilangan dua ekor kuda betina berwarna merah dan kuning yang diikat di pinggir sungai pada Rabu, 8 Oktober 2025.

Setelah menyadari kudanya hilang, korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rasana’e Timur untuk ditindaklanjuti. Berbekal laporan dan hasil olah tempat kejadian, Tim Opsnal bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap pelaku beserta barang bukti.

Kini kedua pelaku bersama barang bukti telah diamankan di Mako Polsek Rasana’e Timur Polres Bima Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Polsek Hu’u Dukung Ketahanan Pangan, Pantau Lahan Pertanian di Daha

“Penangkapan ini merupakan bukti keseriusan Polsek Rasana’e Timur dalam menindak setiap bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat. Kami akan terus bekerja maksimal demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegas Kapolsek Suhadak.