8 Aktivis Mahasiswa Kampus UNDIKMA terancam Penjara, Front Mahasiswa Lombok Barat angkat bicara

Mataram, NTB – Berbicara kampus pada umumnya tempat belajar, menuntut ilmu, berkreasi, dan membentuk diri menjadi real karakter dikehidupan nyata, kampus dinilai menjadi sesuatu yang asik dan menjanjikan untuk kehidupan, keberlangsungan dan masa depan bangsa, tonggak pendidikan hari ini ada pada kampus

Kampus adalah miniatur kecil negara, dimana belajar berpolitik dan lain sebagaianya, sehingga para Mahasiswa/i tidak hanya mendapatkan teori saja, namun gerakan-gerakan idealis atas naman mahasiswalah menjadi nilai tertinggi bagi mahasiswa/i itu sendiri dan selanjutnya disebut aktivis kampus dan seterusnya, itulah sedikit gambaran umum terkait kampus

Akhir-akhir ini segala bentuk teori itu terpatahkan dengan adanya kejadian disalah satu kampus yang ada di Mataram, 8 Aktivis Mahasiswa terancam masuk penjara karena dilaporkan oleh pihak kampus termasuk ketua PRESMAnya, ini adalah satu tanda bahwa kampus bukan lagi tempat ternyaman untuk belajar, menempa diri dan membentuk karakter, tetapi akan beralih menjadi sebuah ancaman, pada akhirnya semua orang yang mau masuk universitas akan mikir-mikir, karena dengan kejadian itu image kampus dikalangan masuarakat akan menjadi buruk

“Sangat disayangkan sekali 8 mahasiswa Aktivis kampus dilaporkan atas dugaan yang seharusnya bisa diselesaikan dengan cara yang lebih elegan, seharusnya pihak kampus bisa bersikap dengan cara yang lebih baik, bukan menyandung dengan pasal hukum, entah itu dengan cara tabayyun dan lain sebagainya, yang kita sayangkan image kamus akan rusak dan merembet kepada kampus yang lain” tandas Ketua Umum Saudara Bukhory.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.